.

Sabtu, 23 Juni 2012

Bali = Every Day is Holiday ^^ (Part 4) – Quick Silver day

Hari Kelima, pagi-pagi sekali (jam 6 :p) kami bangun dan ganti baju (ga pake mandi, jorookk?? *ah, engga ah kan nanti mau main air jadi buat apa mandi dulu? :p *ngeles mode on hehehe) kami di jemput untuk di antarkan ke dermaga di daerah Tanjung Benoa, hari ini kami seharian akan berpetuanlang naik Quick Silver ke Nusa Penida yeiii \(^^)/. Tujuan kali sangat membuat kami excited, sekitar jam 7an kami sudah sampai, masuk ke dalam dermaga dan menunggu kapal Quick Silvernya tiba, kami pikir kapalnya berupa cruise yang agak besar, tetapi diluar ekspektasi L yang muncul adalah kapal yang tidak terlalu besar, saya tidak tau apa jenis kapalnya yang jelas bisa muat sampai 100an penumpang atau mungkin lebih, karena saya nga ngitungin :p hehehe. Tidak lama menunggu kami di perbolehkan  untuk masuk ke dalam kapal, didalamnya tidak terlalu luas, duduknya juga seperti di kapal penumpang biasa, tapi lebih bagus lha.. :p Sebenarnya ada 3 pelayaran sejenis Quick Silver, ada Bali Hai, dan 1 lagi saya lupa (pernah di certain sama temennya Jeng Silvi), katanya kalau Bali Hai itu paling mahal, dan biasanya bule-bule yang naik itu, kalau yang satu lagi biasanya bule-bule muda dan musicnya dugem kalau disana, nah ini niyh, Quick Silver yang lebih murah di antara 3 itu, biasanya tourist-tourist dari Asia yang naik, makanya di kapal ini sejauh mata memandang banyak orang China, ada yang dari Jepang dan Koreanya. Dengan katanya lebih murah itu aja, harga 1 orang untuk naik Quick Silver aja sekitar 700ribuan untuk tahun 2010. *ini semua kata tourguide kenalannya Jeng Silvi yah, silahkan cek sendiri untuk memastikannya. 
Dermaga di pagi hari yang agak sedikit mendung
The Quick Silver
Inside the Quick Silver
Perjalanan di mulai ke Nusa Penida, 10 menit perjalanan di mulai, ada peragaan busana dari kru kapal yang wanita dengan menggunakan kain Bali yang bunga-bunga itu, kain tersebut dibuat berbagai macam model pakain dengan hanya satu kain saja.  Setengah jam kemudian, kami merasakan guncangan-guncangan tidak enak karena bentuk kapal ini bawahnya tidak seperti biasanya yg lancip di tengah yg seperti V, tapi bentuknya seperti U terbalik, jadi pas kena ombak berasa banget goncangannya dan itu membuat saya mual, biasanya saya tidak merasa mual kalau naik kapal laut. Saya coba untuk memejamkan mata, tapi tidak ngantuk dan masih berasa mualnya :( huuuhh… Untungnya Jeng Jenni membawa snack andalannya, lidi/macaroni pedas! Yah pedas banget n ini bikinan Jeng Jenni sendiriii.. hebat banget dia, rasa pedesnya itu macaroni bikin kita ga mual karena saking pedesnya.. *maacii yah Jeng Jenni.. Abis ngemil yang pedas-pedas kami semua haus dan butuh air, dan tidak ada satupun dari kami yang membawa air minum. Di kapal memang di sediakan minuman, mau orange jus, teh, kopi sampai air putih, tapi disini masalahnya siapa yang mau jalan ke bar nya kalau kapalnya goyang begini? Duduk ga mual aja syukur, gimana bisa jalannya? AKhirnya kami pun satu per satu berusaha meraih meja bar untuk minta minum, dan tidak melanjutkan untuk ngemil, daripada haus lagi.

Setelah 1 jam lebih perjalanan akhirnya kami sampai juga, saya pikir kami akan langsung turun di sebuah pulau, ternyata tidak, kami turun di sebuah tempat, bentuknya seperti kapal tapi bukan kapal, jadi tempat itu merupakan tempat transit yang dibuat untuk peserta tour. Dari tempat itu peserta tour bisa makan siang buffet ala International, snorkeling, diving, menuju pulau nusa penida dengan kapal kecil, dan juga melihat indahnya pemandangan di bawah laut dengan kapal yang lebih kecil dan di bawahnya ada kapal, mirip kapal selam lha..  Tadinya kami ingin snorkeling terlebih dahulu, tetapi tidak bisa karena sistemnya siapa cepat siapa dapat untuk memakai peralatan snorklingnya, mau diving takut karena ada instruksi singkat dahulu sebelum diving, jadi kami memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu. Makanan buffetnya lebih enak daripada makanan hotel sih, menunya beraneka ragam, ada barbeque, spaghetti, salad, beraneka macam buah, wah puas dhe makanannya disini :).

                Puas dengan makan siang kali ini dan kami sudah tidak sanggup untuk menambahkan makanan ke perut kami, tidak memungkinkan rasanya kami langsung nyebur snorkeling, bisa keluar semua lagi itu makanan yang barusan masuk ke mulut. :p leha-leha lha kami di meja sambil memandang kiri-kanan, dan saya masih inget banget ada co korea bening di meja depan agak jauh, Jeng Vina yang menyadarinya duluan. Hihihi.. Sudah puas memandangi yang bening-bening dan makanannya sudah agak turun ke perut, akhirnya kami memulai snorkeling. Saya langsung nyebur dan tadinya kami berlima ingin bersama-sama sambil pegangan tangan, tapi tidak bisa, dari nyebur aja udah agak susah merapat dan gerak, yeah kami baru pertama kali snorkeling waktu itu jadi kami harus belajar sendiri dan tidak bisa memperhatikan yang lainnya. Kami berlima hanya snorkeling sekitar setengah jam-an tidak lama, pemandangan di bawah laut nusa penida indah, airnya bening sekali dan juga banyak koral warna warni, ada nemo.. *itu sih yang saya ingat dan yang paling banyak adalah ubur-uburnya ==””. Saya tersengat ubur-ubur di bagian kaki, ya ampun gatelnya, huhuhu ==”” Sampai di Jakarta aja belum ilang itu bekasnya, bekas lukanya seperti kena knalpot motor, dan ada totol-totol kecil seperti di gigit nyamuk.. ngeri dhe.. dan tidak sempat saya abadaikan gambarnya (foto), sekitar 2 mingguan akhirnya bekas luka dan gatalnya hilang secara perlahan karena saya kasih salep.

Ayuk pake pelampung dulu :)
yang lagi pada snorklin 

        Di Quick Silver, touristnya kebanyakan berasal dari China dan ya ampun mereka ini kalau menurut saya jorok, maruk dan tidak mau rugi. Sewaktu makan siang, kami mengambil makanan secukupnya, toh kalau kurang kan boleh ngambil lagi, berbeda sekali dengan piring salah satu tourist asli China (cara membedakannya? yah dari bahasanya saja :p) yang piringnya diisi penuh dengan makanan. Piring tersebut tidak hanya ada nasi dan lauk pauk, tetapi ada juga kue-kue desert, dan juga buah! OMG maruk n ga mau rugi banget ga siyh? Ada lagi, joroknya? Sewaktu saya ingin bilasan sehabis snorkeling, ternyata tidak ada tempat untuk mandi dan bilasan disana jadi hanya bisa untuk ganti baju yang basah. Di Bali, tingkat kepedulian terhadap lingkungannya sangat tinggi, mengapa tidak di perbolehkan mandi dan pipis disana? Karena pipis mengeluarkan ammonia, mandi menggunakan sabun dan shampoo yang ada zat kimianya dan tentunya dapat merusak habitat hewan dan tumbuhan laut yang ada di bawahnya. Jika ingin pipis, telah di sediakan toilet tapi antriannya panjang, karena banyak yang tidak sabar, banyak yang pipis di ruang ganti, bisa bayangkan jorok dan baunya kan? ==”” huff… Mungkin tidak semua dari mereka seperti itu, tetapi yang sudah pernah jalan-jalan ke China saja mengatakan hal yang sama “jorok”.
                Back to acara selanjutnya, setelah ganti baju kami ingin menyeberang ke pulau nusa penidanya dengan kapal nelayan, sebelum tiba di pulau, kami ke kapal yg seperti kapal selam untuk melihat ikan-ikan dan pemandangan lautnya, sekitar 10 menitan di dalam kami bosan dan keluar lagi naik kapal nelayan menuju nusa penida. Di Pulaunya tenyata tidak ada sesuatu yang menarik, dan lupa bawa kamera juga.. ==”” aaa… karena barang-barang kami semua taronya di loker.. huhuhu.. Hanya ada bungalow untuk bersantai, tapi tidak banyak, ada tempat untuk peminjaman baju daerah Bali, dan bisa foto disana juga, selain itu saya tidak ingat ada apa-apalagi. Dan kembali lah kami ke kapal dan juga memang Waktu kami akan segera habis dan akan kembali ke Tanjung Benoa. 

Ini dia kapal yang bisa liat ikan" di bawah laut
Pulau Nusa Penida


Me :)
           Perjalanan pulang ke Tanjung Benoa lebih cepat karena kami semua terlelap (tidurr) dan sampai disana sekitar jam setengah 5 dan tidak lama kami dijemput untuk kembali ke hotel. Sampai di hotel kami semua bermalas-malasan dan mandi satu persatu. Setelah jam 7an kami kembali lapar dan mencari makan di Discovery Shopping Mall, kali ini A&W, OMG.. Setelah makan, nongkrong-nongkrong sebentarm kami kembali ke hotel untuk istirahat. Capeknya hari ini, mari bobo, besok jadwalnya free… hihihi

Tunggu cerita seru lainnya yah di Bali = Every Day is Holiday ^^ (Part 5)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar